Warga Kaur Usulkan Pengadaan PLTS

(IANN News) Bengkulu - Warga dua desa di Kecamatan Maje Kabupaten Kaur, Bengkulu, mengusulkan pengadaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) melalui Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Lingkungan Mandiri Pedesaan, untuk memenuhi kebutuhan penerangan di desa terpencil di sana.

"Ada dua desa terpencil yang mengusulkan pengadaan PLTS karena di desa itu belum ada jaringan listrik," kata Koordinator Pendamping Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Lingkungan Mandiri Pedesaan (PNPM-LMP) Kabupaten Kaur, Emrodili di Bengkulu, Selasa.

Dua desa yang mengusulkan pengadaan PLTS, yakni Arga Mulya dan Sinar Mulya yang menjadi sasaran PNPM lingkungan mandiri perdesaan pada 2011 dan 2012. Usulan program tersebut, kata dia, masih dibahas di tingkat kecamatan sebab anggaran untuk tiap kecamatan hanya Rp500 juta.

"Harga peralatan untuk PLTS ini juga cukup mahal sehingga usulan ini masih dipertimbangkan karena dari kebutuhan dana yang dikalkulasi paling hanya 10 rumah tangga yang menikmatinya," katanya.
Emrodili mengatakan, kebutuhan terhadap penerangan masih tergolong tinggi di Kecamatan Maje dan kecamatan lainnya di Kabupaten Kaur.
Untuk memenuhi kebutuhan warga terhadap penerangan, dua desa di Kecamatan Nasal, Kaur, yakni Sumber Harapan dan Sukajaya akan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH).
Pembangunan PLTMH berdasarkan usulan dari masyarakat melalui perencanaan partisipatif dan pengelolaannya juga oleh masyarakat secara mandiri.

"Jadi semua ide, rencana dan pengerjaan dilakukan oleh masyarakat secara partisipatif dan mandiri dengan menggunakan dana yang telah disediakan oleh program PNPM lingkungan," tambahnya.
Kegiatan pembangunan PLTMH juga diharapkan berfungsi konservasi dan perlindungan daerah alirah sungai yang menjamin keberlanjutan sumber PLTMH yang dilakukan oleh masyarakat sebagai pengelola dan penerima manfaat.

Selain mendapatkan listrik, masyarakat mereka juga dituntut untuk menjaga kelestarian di sepanjang DAS agar keberlangsungan PLTMH tetap terjaga dengan cara merawat dan menanam pohon di sepanjang sungai sumber air itu.

PNPM Mandiri Lingkungan Perdesaan atau yang dikenal PNPM Green ini merupakan program pemberdayaan masyarakat perdesaan melalui kegiatan masyarakat yang berbasis pengelolaan sumberdaya alam dan lingkungan dengan penerapan teknologi tepat guna yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Published Ulayat Bengkulu
Share on Google Plus

About Benny Ritonga

Ulayat Adalah Organisasi Non Pemerintah yang didirikan pada tanggal 26 januari 2000 di Bengkulu. Aktivitas utama Ulayat meliputi pelayanan masyarakat di dalam dan sekitar hutan, melakukan pemantauan kasus-kasus kehutanan dan perkebunan, melakukan inventarisasi model-model pengelolaan sumberdaya alam berbasis rakyat dan advokasi kebijakan lingkungan di Indonesia.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments :

Posting Komentar