Tiga PLTMH Dibangun di Kabupaten Kaur

Kaur (ANTARA) - Kementerian Lingkungan Hidup melalui program nasional pemberdayaan masyarakat lingkungan mandiri perdesaan membangun tiga pembangkit listrik tenaga mikro hidro di Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu.

"Pembangunan PLTMH dipusatkan di Kecamatan Nasal, Kabupaten Kaur dimana akan dibangun tiga PLTMH yang berlokasi di tiga desa," kata Koordinator pendamping Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Lingkungan Mandiri Perdesaan (PNPM-LMP) Kabupaten Kaur, Emrodili di Kaur, Senin.

Pembangunan tiga pembangkit tersebut didanai Kementerian Lingkungan Hidup untuk pengembangan program energi terbarukan sebesar Rp4 miliar.
Tiga pembangkit listrik itu akan dibangun di Desa Pasar Jumat, Desa Bukit Indah, dan Desa Muara Dua.
"Sumber air untuk pembangkit turbin akan dihasilkan dari aliran Sungai Kulie Sialang dan anak sungai Kulie," tambahnya.

Emrodili mengatakan, pembangunan PLTMH awalnya diusulkan oleh empat kabupaten yang merupakan pilot program PNPM-LMP di Provinsi Bengkulu yakni Kabupaten Kaur, Bengkulu Utara, Lebong dan Kabupaten Bengkulu Selatan.
Hasil seleksi tim verifikasi dari pusat memutuskan Kabupaten Kaur menjadi daerah yang mendapat alokasi dana pembangunan pembangkit listrik tersebut.
"Saat ini baru dalam tahap penentuan lokasi pembangunan perangkat untuk PLTMH dan pengerjaan fisik akan dimulai akhir Januari 2012," tambahnya.
Komponen yang dibangun antara lain bendungan, saluran pembaur, saluran intake, bak penampungan dan rumah turbin.

Ia mengatakan satu pembangkit diperkirakan akan menghasilkan 20 kilowatt daya listrik sehingga cukup untuk menerangai seluruh rumah di tiap desa.
"Seperti di Desa Bukit Indah terdapat 190 rumah tangga yang akan diterangi dimana tiap rumah membutuhkan daya 110 watt," ujarnya.
Emrodil mengatakan pembangunan PLTMH memiliki potensi tinggi di Kabupaten Kaur, bahkan hampir 50 persen desa di kabupaten tersebut memiliki sumber daya untuk menghasilkan energi ramah lingkungan dan terbarukan itu.

Selain pengembangan PLTMH untuk menghasilkan penerangan, program PNPM untuk energi terbarukan di Kabupaten Kaur juga dikembangkan dengan arang aktif dari tempurung kelapa.
sumber

Published Ulayat Bengkulu
Share on Google Plus

About Benny Ritonga

Ulayat Adalah Organisasi Non Pemerintah yang didirikan pada tanggal 26 januari 2000 di Bengkulu. Aktivitas utama Ulayat meliputi pelayanan masyarakat di dalam dan sekitar hutan, melakukan pemantauan kasus-kasus kehutanan dan perkebunan, melakukan inventarisasi model-model pengelolaan sumberdaya alam berbasis rakyat dan advokasi kebijakan lingkungan di Indonesia.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

1 comments :