Bengkulu Selatan Akan Bangun PLTMH

BENGKULU (EKSPOSnews): Kabupaten Bengkulu Selatan, Provinsi Bengkulu, akan membangun dua pembangkit listrik tenaga mikro hidro di Kecamatan Ulu Manna untuk memenuhi kebutuhan listrik di daerah itu.

"Kebutuhan akan listrik masih tinggi jadi kami mengusulkan pembangunan PLTMH di Kecamatan Ulu Manna dan akan dimulai awal 2012," kata Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Bengkulu Selatan Jonior Hafis di Bengkulu, Rabu 21 Desember 2011.

Ia mengatakan pembangunan PLTMH tersebut merupakan bagian dari Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Lingkungan Mandiri Perdesaan (PNPM-LMP).

Program tersebut sudah dimulai pada 2010 di mana Bengkulu Selatan bersama tiga kabupaten lainnya yakni Bengkulu Utara, Lebong dan Kaur menjadi wilayah percontohan.

"Khusus di Kabupaten Bengkulu Selatan ada tiga kecamatan yang menjadi sasaran program ini yakni Ulu Manna, Air Nipis dan Kedurang Ilir," tambahnya.

Dua unit PLTMH tersebut akan dibangun di Desa Air Tenam dan Desa Kayu Ajaran. Penentuan lokasi sesuai dengan potensi yang dimiliki daerah itu dan kebutuhan akan penerangan yang masih tinggi.

Hafis mengatakan saat ini Kabupaten Bengkulu Selatan masih kekurangan daya 10 megawatt sehingga diharapkan dengan pembangunan dua PLTMH tersebut dapat memenuhi kebutuhan warga. Masing-masing PLTMH dengan kapasitas 18 ribu kilowatt dan 21 ribu kilowatt direncanakan memenuhi kebutuhan listrik warga dua desa tersebut.

"Selain itu, jaringan interkoneksi juga akan tersambung sebelum tahun baru 2012, mudah-mudahan PLN dapat menepati janji itu," katanya.

Daya yang dihasilkan interkoneksi dari PLTA Musi sebesar 100 MW diharapkan akan memenuhi permintaan listrik bagi seluruh masyarakat di Kabupaten Bengkulu Selatan.

Saat ini kata dia, masyarakat di daerah itu masih mengandalkan PLTD dan genset miliki pribadi untuk mendapatkan penerangan. Selain di Kabupaten Bengkulu Selatan, pembangunan PLTMH melalui PNPM-LMP juga dilaksanakan di Kabupaten Kaur sebanyak tiga unit.

Koordinator Pendamping PNPM-LMP Kabupaten Kaur Emrodili mengatakan tiga unit PLTMH akan dibangun di Desa Pasar Jumat, Desa Bukit Indah, dan Desa Muara Dua Kecamatan Nasal.

"Sumber air untuk pembangkit turbin akan dihasilkan dari aliran Sungai Kulie Sialang dan anak sungai Kulie," katanya. Ia mengatakan masing-masing pembangkit diperkirakan akan menghasilkan 20 kilowatt daya listrik sehingga cukup untuk menerangi seluruh rumah di tiap desa.

"Seperti di Desa Bukit Indah terdapat 190 rumah tangga yang akan diterangi di mana tiap rumah membutuhkan daya 110 watt," ujarnya.

Emrodili mengatakan pembangunan PLTMH memiliki potensi tinggi di Kabupaten Kaur, bahkan hampir 50 persen desa di kabupaten tersebut memiliki sumber daya untuk menghasilkan energi ramah lingkungan dan terbarukan itu.(antara). sumber

Published Ulayat Bengkulu
Share on Google Plus

About Benny Ritonga

Ulayat Adalah Organisasi Non Pemerintah yang didirikan pada tanggal 26 januari 2000 di Bengkulu. Aktivitas utama Ulayat meliputi pelayanan masyarakat di dalam dan sekitar hutan, melakukan pemantauan kasus-kasus kehutanan dan perkebunan, melakukan inventarisasi model-model pengelolaan sumberdaya alam berbasis rakyat dan advokasi kebijakan lingkungan di Indonesia.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

1 comments :