Pengguna Mobile Internet Terus Meningkat

Jakarta - Telepon seluler semakin banyak digunakan untuk mengakses layanan data dan internet. Tren peningkatan mobile internet pun disambut gembira oleh para operator.

XL Axiata merupakan salah satu operator yang menyambut gembira tumbuhnya data. Sebab, akses data kini menjadi salah satu andalan pendapatannya selain voice call dan SMS.

"Layanan data hingga kuartal pertama 2010 telah memberikan kontribusi 7% dari total pendapatan kami," kata Head of Marketing Mobile Data Services XL, Budi Harjono, usai peluncuran XL Konten Gila, di Euphoria, Jakarta, Selasa (1/6/2010).

Dari total 32,6 juta pelanggan seluler yang dimiliki XL, 12,4 juta di antaranya telah tersambung pada layanan data berbasis GPRS. Penggunaan data meningkat, kata Budi, karena dipicu oleh konten berbasis internet seperti instant messaging dan jejaring sosial.

"Pelanggan data XL meningkat dari sebelumnya 8 juta menjadi 12,4 juta. Kemudian per akhir Maret 2010, pendapatan XL dari layanan data pun ikut meningkat 349% dibandingkan kuartal pertama sebelumnya dengan ARPU (average revenue per user) Rp 35 ribu," lanjut Budi.

Untuk mengantisipasi lonjakan data, XL pun di tahun 2010 ini mengalokasikan 25% dari total belanja modalnya yang berjumlah US$ 450 juta khusus untuk memperkuat infrastruktur layanan data saja.

Tren pertumbuhan akses data pun dialami oleh layanan telepon berbasis fixed wireless access (FWA). Executive General Manager Telkom Flexi, Triana Mulyatsa, mengakui tren penggunaan data semakin meningkat sejak dipicu oleh konten yang tersedia.

"Penggunaan konten memberikan kontribusi 7% untuk total pendapatan kami. Ini artinya, konten yang kami sediakan bermanfaat bagi pelanggan Flexi," ujarnya di lain kesempatan.

Hingga kuartal pertama 2010, jumlah pelanggan Flexi tercatat sebanyak 15,9 juta nomor, melonjak 19% dibanding kuartal tahun sebelumnya. Sementara hingga akhir tahun 2010, jumlah pelanggan Flexi ditargetkan mencapai 18 juta nomor.

Sumber:
DetikInet
Share on Google Plus

About Loenbun Saja

Ulayat Adalah Organisasi Non Pemerintah yang didirikan pada tanggal 26 januari 2000 di Bengkulu. Aktivitas utama Ulayat meliputi pelayanan masyarakat di dalam dan sekitar hutan, melakukan pemantauan kasus-kasus kehutanan dan perkebunan, melakukan inventarisasi model-model pengelolaan sumberdaya alam berbasis rakyat dan advokasi kebijakan lingkungan di Indonesia.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments :

Posting Komentar