'Konten Lokal Jangan Seperti Bajaj'

Jakarta - Konten lokal yang dihasilkan industri teknologi informasi dan telekomunikasi dari dalam negeri harus segera naik kelas dan mampu mengoptimalkan akses pita lebar yang disediakan operator dan penyedia jasa internet.

"Akses jalan tol informasi sudah dibangun operator, tapi konten dalam negeri yang lewat cuma bajaj," kata Aizirman Djusan, Staf Ahli Menkominfo Bidang Ekonomi dan Kemitraan, di Hotel Discovery Bali, Senin (11/1/2009).

"Nah, seharusnya ini jadi tantangan bagi anak-anak muda dan operator untuk naik kelas membuat konten yang lebih kreatif. Kami dari Depkominfo akan mendorong dengan menyiapkan aturannya," lanjut dia.

Menurut Aizirman, kekuatan teknologi komunikasi informasi yang dimiliki Indonesia saat ini adalah pada kreativitas dimana ladangnya ada pada bisnis konten.

"Kreativitas itu dimiliki oleh semua lapisan masyarakat. Jika ini berjalan, bisa menggerakkan ekonomi secara luas," kata dia.

Country Director Qualcomm Indonesia Harry K Nugraha menambahkan, layanan internet
akan terus tumbuh pesat di Indonesia.

"Layanan konten akan sangat dibutuhkan. Nanti akan banyak konten yang di-download
atau di-upload melalui internet, terutama yang sifatnya user generated content," katanya.

Sebagai salah satu penguasa infrastruktur internet, Telkom juga menyatakan dukungannya terhadap industri konten lokal. Salah satunya melalui konten games.

"Banyak pengembang games hasil ciptaan orang Indonesia justru digunakan di luar negeri. Karena itu kami sediakan konten games untuk pelanggan Speedy melalui Speedy Games,” kata VP Public & Marketing Communication Telkom Eddy Kurnia, di lain kesempatan.

Untuk memperkenalkan layanan yang menawarkan 130 games hasil kerjasama dengan perusahaan Valve, baru-baru ini Telkom menggelar event Speedy Games Championship di
Bandung.

Event ini juga akan berlangsung di kota-kota besar lainnya seperti Yogyakarta, Surabaya, Medan, Makasar dan Balikpapan yang dimainkan melalui akses internet cepat Speedy.

"Saat ini sekitar 20% dari total satu juta pelanggan Speedy menggunakan akses internetnya untuk bermain game online. Kami mengharapkan pada akhir tahun nanti pelanggan Speedy bisa berjumlah 2,2 juta pelanggan," pungkasnya. ( rou / faw )
Share on Google Plus

About Loenbun Saja

Ulayat Adalah Organisasi Non Pemerintah yang didirikan pada tanggal 26 januari 2000 di Bengkulu. Aktivitas utama Ulayat meliputi pelayanan masyarakat di dalam dan sekitar hutan, melakukan pemantauan kasus-kasus kehutanan dan perkebunan, melakukan inventarisasi model-model pengelolaan sumberdaya alam berbasis rakyat dan advokasi kebijakan lingkungan di Indonesia.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments :

Posting Komentar