Jepang Ingin Tambah Investasi di Telekomunikasi Indonesia

Jakarta - Dalam pertemuannya dengan Menkominfo Tifatul Sembiring, Wakil Menteri Dalam Negeri dan Komunikasi Jepang Masamitsu Naito menyampaikan keinginan kalangan bisnis telekomunikasi Negeri Sakura itu untuk meningkatkan investasinya di Indonesia.

Masamitsu dalam lawatannya ke Depkominfo memang tidak sendiri. Namun juga didampingi para pejabat yang berasal dari kalangan bisnis telekomunikasi Jepang, seperti NTT, KDDI dan NEC.

Menanggapi niat Jepang tersebut, Menkominfo pada dasarnya menyambut positif. Hanya saja, itu sepenuhnya dilakukan dengan pola business to business dengan mitra bisnisnya dari Indonesia.

Sebab, fungsi Depkominfo adalah sebagai regulator dan tidak berhak melakukan intervensi terhadap perencanaan bisnis yang dilakukan oleh para penyelenggara telekomunikasi pada khususnya dan ICT pada umumnya.

Sebagai gambaran, investasi bidang telekomunikasi Jepang di Indonesia saat ini sesungguhnya cukup besar. Seperti diinvestasikan pada pembangunan sistem komunikasi kabel laut yang akan menghubungkan Surabaya hingga Hong Kong, yang mengikutsertakan NEC Jepang bersama Fangbian Iskan Corporindo dan Telemedia Pacific Inc Hong Kong.

Ditambahkan Kepala Pusat Informasi dan Humas Depkominfo Gatot S. Dewa Broto, pada akhir pembicaraan bilateral tersebut, Menkominfo dan Wakil Menteri Masamitsu sepakat agar pembahasan ini dapat segera ditindak-lanjuti dengan pembahasan teknis pada tataran para pejabat kedua negara dalam waktu dekat ini.
( ash / ash )

Sumber:
http://www.detikinet.com/read/2010/01/07/093710/1273235/328/jepang-ingin-tambah-investasi-di-telekomunikasi-indonesia
Share on Google Plus

About Loenbun Saja

Ulayat Adalah Organisasi Non Pemerintah yang didirikan pada tanggal 26 januari 2000 di Bengkulu. Aktivitas utama Ulayat meliputi pelayanan masyarakat di dalam dan sekitar hutan, melakukan pemantauan kasus-kasus kehutanan dan perkebunan, melakukan inventarisasi model-model pengelolaan sumberdaya alam berbasis rakyat dan advokasi kebijakan lingkungan di Indonesia.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments :

Posting Komentar