Menkominfo Resmikan Uji Coba Mobile TV

Tren Mobile TV, digawangi MNC group, menyiapkan sekitar US$ 1 juta untuk ujicoba

VIVAnews - Setelah meresmikan ujicoba siaran TV digital untuk penerimaan tetap free to air, pada bulan Mei lalu, Menkominfo hari ini meresmikan ujicoba untuk siaran digital untuk penerimaan televisi bergerak (mobile TV) yang dilakukan oleh Konsorsium Tren Mobile TV dan Konsorsium Telkom-telkomsel-indonusa.

Konsorsium Tren Mobile TV sendiri telah mulai melaksanakan ujicoba pada Maret 2009 dengan menggunakan sistem OMABICASS, dengan pemancar yang terpasang di gedung Menara Kebon Sirih dan dapat menjangkau wilayah Jakarta Pusat. Adapun kanal yang digunakan oleh Tren Mobile TV dalam ujicoba adalah pd kanal 24UHF.

Tren Mobile TV, yang digawangi oleh PT MNC group, mengaku menyiapkan kocek investasi sekitar US$ 1 juta untuk ujicoba di wilayah jabodetabek.

"Bila nanti dikomersialisasikan, kemungkinan besar kami akan menambah kocek hingga 10 juta dolar AS," kata Susilo H Sumarsono, juru bicara Konsorsium Tren Mobile TV di gedung Depkominfo, Medan Merdeka Barat, Jakarta, 3 agustus 2009.

Jumlah program yang ditawarkan oleh Tren Mobile TV sebanyak 10 program, meliputi TVRI, RCTI, TPI, Global TV, MNC News, CNN, Al Jazeera, Bloomberg, MNC Music, dan MNC Entertainment.

Untuk ujicoba, Tren Mobile TV menyebarkan sebanyak 50 handset Nokia N77 kepada perwakilan masyarakat. Guna menguji kualitas penerimaannya, Tren Mobile TV juga meliibatkan BPPT untuk melakukan pengukuran kualitas sinyal siaran.

Sedangkan konsorsium Telkom-Telkomsel-Indonusa telah mulai melaksanakan ujicoba sejak tanggal 20 April 200n, menggunakan dua unit pemancar dengan sistem OSF. Satu pemancar berdaya 400 W dipasang di kementerian negara BUMN, dan satu pemancar lainnya berdaya 1 KW di gedung kantor Telkom Gatot Soebroto, Jakarta. Kedua pemancar tersebut dapat menjangkau wilayah Jakarta Pusat dan sebagian Jakarta Selatan.

Pada ujicoba kali ini, konsorsium Telkom-Telkomsel-Indonusa adalah pada kanal 26 UHF dengan menggunajan Single Frequency Network (SFN) karena menggunakan 2 pemancar.

Jumlah program yang disiarkan oleh Konsorsium ini sebanyak 8 program, meliputi lima program yang free berupa Tech Sport, CNN, Tres TV, Spacetoon, dan TV Edukasi, dan 3 program yang diacak, yakni National Geographic, National Adventure, dan MGM sport.

Sama seperti Tren Mobile TV, perangkat penerima DVB-H, yang akan didistribusikan kepada perwakilan masyarakat dalam rangka ujicoba adalah sebanyak 50 menit, sebagian berupa ponsel Samsung dan sebagian berupa receiver merk Quantum.

"Jika ujicoba salah satu ada dua konsorsium ini gagal, pemerintah akan segera menggantikannya dengan konsorsium lainnya," kata Mohammad Nuh, Menkominfo, di kantornya. "Intinya, nanti konten study harus memenuhi fungsi edukasi, pemberdayaan masyarakat, dan pencerahan masyarakat, dalam rangka memperkuat bisnis nasionalisme kita," ucapnya.

Sumber=
http://teknologi.vivanews.com/news/read/79927-menkominfo_resmikan_uji_coba_mobile_tv
Share on Google Plus

About Loenbun Saja

Ulayat Adalah Organisasi Non Pemerintah yang didirikan pada tanggal 26 januari 2000 di Bengkulu. Aktivitas utama Ulayat meliputi pelayanan masyarakat di dalam dan sekitar hutan, melakukan pemantauan kasus-kasus kehutanan dan perkebunan, melakukan inventarisasi model-model pengelolaan sumberdaya alam berbasis rakyat dan advokasi kebijakan lingkungan di Indonesia.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments :

Posting Komentar